Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Rabu, 09 Juli 2014

Pretest : Organisasi


Proyek yang berhasil sangat tergantung pada orang-orang yang terlibat di dalamorganisasi proyek tersebut.
Apa saja yang perlu diperhatikan untuk memilih orang-orang tersebut?

 Jawab :


Hal yang harus diperhatikan adalah :
Manager Proyek (Project Manager), kepemimpinan yang luas, kemampuan bernegoisasi dan diplomasi. PM harus mengetahui orang-orang yang terlibat sama seperti dalam politik, prosedur-prosedur pemakaian dan proyek perusahaan.
Pimpinan Proyek (Project Leader), harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. PL akan memimpin keseluruhan wawancara dengan user dan menjadi pengawas harian bagi programmer.
Programmer, pilih programmer dengan kemampuan programmernya. Sebagai tambahan carilah keterangan tentang pengalamannya, tetapi bukan seseorang yang sudah melakukan hal yang sama selama 5 kali berturut-turut karena orang tersebut akan bosan.
Programmer Ahli (The Guru Programmer), dapat membuat program tugas-tugas yang rumit 10 kali lebih cepat dari orang lain. Disarankan jika memiliki orang ini, organisasikan sebuah tim dan 1 ahli ini dikelilingi oleh para pemula.
Programmer Pemula (The Junior Programmer), memiliki bakat dan mempunyai keinginan untuk membuktikan diri mereka. Keahlian mereka adalah mampu berkomunikasi dengan tim dan komunikasi manajemen.

Posttest : Organisasi



Tuliskan tugas/tanggung jawab Project Manager, Project Leader dan Programmer pada organisasi/ tim proyek Sistem Informasi.


Jawab :




Manager Proyek (Project Manager), menentukan apakah sebuah proyek dapat dikerjakan atau tidak.
Pimpinan Proyek (Project Leader), mengerjakan detail proposal.
Programmer, membuat program aplikasi sesuai kebutuhan proyek yang dijalankan.
Programmer Ahli (The Guru Programmer), membuat program yang rumit dan membantu para programmer pemula.
Programmer Pemula (The Junior Programmer), bekerja sama dengan tim dan manajemen dalam pembuatan program aplikasi.
  

Rabu, 18 Juni 2014

Pretest : Susunan Staff


Apa saja yang perlu diperhatikan pada saat memilih anggota tim proyek? Jelaskan. 

Jawab : 


1. Secara spesifik, membangun sebuah tim artinya harus mengembangkan semangat, saling percaya, kedekatan, komunikasi, dan produktivitas.

•Semangat : Muncul karena masing-masing anggota percaya bahwa mereka memiliki kemampuan untuk menyelesaikan tugas. Makin tinggi tingkat kepercayaan mereka atas kemampuannya, makin besar pula motivasi mereka untuk menyelesaikan tugas dengan baik
•Saling percaya : Rasa saling percaya antar sesama anggota merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki oleh setiap anggota tim, agar tim mampu bekerja secara efektif.
•Kedekatan : Kedekatan antar anggota merupakan perasaan yang mampu menyatukan anggota secara sukarela. Suatu kelompok yang kohesif adalah kelompok yang dimiliki oleh setiap anggotanya. Mereka mempunyai tingkat loyalitas yang tinggi terhadap kelompoknya. Umumnya kelompok yang kohesif akan lebih produktif.
•Komunikasi : Agar tim bisa berfungsi dengan baik, semua anggota harus mempunyai kemampuan untuk mengembangkan hubungan antar pribadi secara baik, bicara secara terbuka satu sama lain, memecahkan konflik yang ada, dan secara bersama menghadapi masalah.

•Produktivitas : Tim seyogianya dapat menyelesaikan tugas yang tidak mungkin dilaksanakan perorangan. Melalui saling berbagi sumber daya, ketrampilan, pengetahuan, kepemimpinan, maka tim berpotensi sangat lebih efektif daripada perorangan.

Postest : Susunan Staff


Jelaskan tugas masing-masing anggota tim proyek.

Jawab : 


A. Manajer Proyek (Project Manager)
Tugas dari Manajer Proyek adalah :
1) Mencari seseorang yang memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik.
2) Merubah permintaan yang menyimpang.
3) Mengumumkan kesalahan.
4) Mendisiplinkan orang-orang.
5) Mengetahui orang-orang yang terlibat.


B. Pimpinan Proyek (Project Leader)
Tugas dari pimpinan proyek adalah :
1) Memimpin keseluruhan wawancara dengan user.
2) Menjadi pengawas harian bagia programmer.

C. Programmer
1) Membuat aplikasi sesuai dengan persetujuan kontrak.
2) Bertanggung jawab atas aplikasi yang sudah dibuat.
3) Melakukan pengujian terhadap aplikasi yang akan digunakan.

D. Programmer Ahli (The Guru Programmer)
1) Membuat program atau tugas-tugas yang rumit.
2) Mengerjakan program atau tuga-tugas 10 kali lebih cepat dari orang lain.


3) Menngajarkan dan mendampingi programmer pemula pada saat membuat sebuah project.

Selasa, 13 Mei 2014

Softskill - Profesi IT Design Grafis

Nama Kelompok :

4KA07
Dede Yusuf                           (11110743)
Johannes Kevin                   (19110577)
M. Aulia Rahman                 (19110297)
Nurkhamid Mustaufa          (15110177)
  

Apa itu desain grafis
Desain Grafis berasal dari 2 buah kata yaitu Desain dan Grafis, kata Desain berarti proses atau perbuatan dengan mengatur segala sesuatu sebelum bertindak atau merancang. Sedangkan Grafis adalah titik atau garis yang berhubungan dengan cetak mencetak. Jadi dengan demikian Desain Grafis adalah kombinasi kompleks antara kata-kata, gambar, angka, grafik, foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-elemen ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus atau sangat berguna dalam bidang gambar.
Desain Grafis adalah cabang ilmu dari seni Desain yang dalam perkembangannya Desain Grafis dibantu oleh komputer dalam mendesain sebuah object.
Desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata “desain” bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, “desain” memiliki arti “proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru”. Sebagai kata benda, “desain” digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.


Hanny Kardinata


Di masa lalu, mimpi atau cita-cita untuk menjadi desainer grafis, masih jarang ditemui pada anak muda Indonesia. Kala itu, profesi desain grafis hanya dikenal sebatas seni grafis, tidak seperti sekarang yang telah menjamur. Saat ini, institusi pendidikan formal maupun informal banyak membuka jurusan desain grafis/desain komunikasi visual, mulai dari fakultas seni dan desain hingga fakultas ilmu komputer/teknologi informasi. Tak hanya itu, pengetahuan dan informasi tentang desain grafis juga dapat dipelajari secara otodidak melalui internet, baik secara teknis digital, maupun sejarah karya, seperti pada website Desain Grafis Indonesiawww.dgi-indonesia.com.Namun seberapa jauh kita mengenal dunia desain grafis? Sudahkah kita mengetahui sejarah perkembangan desain grafis di Indonesia berikut dengan sepak terjang perjuangan para tokohnya dalam mewujudkan profesi desain grafis agar diterima oleh masyarakat? Berikut ini adalah secuplik kisah tentang Hanny Kardinata, salah satu tokoh senior desain grafis indonesia yang sudah puluhan tahun berkiprah dan berkarya di dunia desain grafis. Beliau merupakan penemu teknik dry brush, founder website Desain Grafis Indonesia (DGI), dan penulis sejarah desain grafis. Salah satu mimpi beliau saat ini adalah terwujudnya Museum Desain Grafis Indonesia kelak di masa depan.
Bakat, Pendidikan, dan Karir
“Awal yang sederhana bisa membawa manfaat yang lebih besar bila dijalani dengan tekun dan konsisten,” kata Hanny. Inilah yang mengawali langkah beliau dalam mengenal dunia seni, khususnya desain grafis.Sedari kecil, Hanny sangat menyenangi kegiatan menggambar. Hal ini merupakan bakat yang diwarisi dari ayahnya. Tak hanya itu, menurut ibunya, Hanny kecil lebih suka menggambar di meja kamar dibanding menghabiskan waktu bermain dengan memanjat pohon, menaiki atap rumah, ataupun bermain layang-layang seperti saudara-saudaranya. Semenjak SMP, beliau juga suka membuat komik bersambung yang kemudian dibaca secara bergiliran oleh teman-teman di sekolah. Selepas SMA, di antara teman-teman sekolahnya saat itu, Hanny satu-satunya yang melanjutkan ke pendidikan seni rupa.Laiknya ikan yang baru bertemu dengan air, Hanny merasa telah memilih jurusan yang tepat. Bagi Hanny, masa kuliah menjadi masa yang jauh lebih menyenangkan daripada masa SMA. Keputusan melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia (STSRI) Asri, Yogyakarta di tahun 1972 adalah pilihan hidupnya. Selesai studi, Hanny bekerja dan berkarya di agensi periklanan Matari, Jakarta (1976–1983). Inilah momentum awal saat Hanny bertemu dengan beberapa orang hebat: seniman, budayawan, sejarahwan, dsb.Saat mulai bekerja, beliau yang merupakan desainer grafis angkatan ’70, masih dituntut menghasilkan segala jenis karya grafis, mulai dari ilustrasi hingga logo, poster, dan buku. Sampai periode 1980-an, hal ini beliau lakukan sendiri, mulai dari merancang konsep hingga mengeksekusinya. Setelah itu, hingga pertengahan 1990-an, beliau lebih banyak memikirkan konsep. Pekerjaan eksekusi  lantas diambil alih oleh para asisten di biro grafis Citra Indonesia. Setelah bertahun-tahun berkarya dalam tim, pertengahan tahun 1990-an hingga 2000-an, Hanny kembali mengerjakan semuanya sendiri, ketika muncul perasaan tidak lagi memiliki karya yang murni dikerjakan sendiri (dari konsep hingga hasil akhirnya).

Ciri Khas dan Inspirasi Berkarya


Seperti halnya seniman maupun desainer lainnya yang memiliki style/ciri khas masing-masing, teknik dry brush (kuas kering) merupakan sebuah teknik yang Hanny temukan sendiri saat masih studi di STSRI Asri.Selain menemukan teknik dry brush, beliau juga aktif membuat berbagai karya dan sering menerima penghargaan. Dari berbagai kumpulan karya yang pernah dihasilkan, poster “Buatan Indonesia. Mengapa Tidak?” yang dibuat pada tahun 1987, merupakan salah satu karya yang sangat berkesan menurutnya. Poster ini terpilih sebagai juara pertama lomba poster yang diadakan oleh Kementerian UP3DN (Urusan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri), ITB (Institut Teknologi Bandung), dan P3I (Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia), serta diikuti oleh ratusan desainer grafis yang kala itu, hadiahnya merupakan yang terbesar.Karya ini memiliki kesan tersendiri bagi beliau, karena pada awalnya, Hanny justru tidak pernah berniat mengikuti lomba ini. “Ceritanya, hampir semua desainer di biro grafis saya mengikuti lomba tersebut. Salah seorang darinya, menunjukkan sketsa-sketsanya kepada saya agar mendapat masukan. Setelah memberikan beberapa komentar, untuk beberapa saat lamanya pikiran saya jadi terus terfokus untuk memikirkan solusi-solusi yang lebih baik. Akhirnya saya juga membuat beberapa sketsa, yang kemudian saya berikan kepada asisten desainer untuk dia eksekusi atas namanya. Tapi hingga beberapa hari menjelang waktu penutupan lomba, saya lihat dia masih asyik mengerjakan karyanya sendiri. Sketsa saya minta kembali dan saya kerjakan sendiri di rumah. Dan ternyata kemudian karya itu menang!” tutur beliau pada percakapan melalui surat elektronik.Sedangkan hasil karya yang paling disukai adalah “Ilustrasi Guruh Sukarnoputra” yang merupakan hasil pesanan Guruh untuk materi promosi pergelaran perdana Swara Mahardhika (poster, sampul kaset, dsb.) di tahun 1979. Bentuk materi promosi yang berukuran besar, membuat Hanny mau tak mau mengerjakannya bergantian di meja gambar dan di lantai. Di meja gambar untuk detailnya, sementara di lantai untuk mengontrol ‘irama musik’ yang diharapkan muncul pada ilustrasi ini. Seluruhnya Hanny kerjakan dengan teknik dry brush. Hal ini tentu berbeda kondisinya dengan saat ini, di mana dengan mudah materi promosi berukuran besar dapat dibuat dengan percetakan digital.Saat ditanyakan apa yang menjadi inspirasinya dalam berkarya, buku-buku yang sering dibaca, baik itu tentang desain, seni, budaya, filsafat, psikologi, sastra, musik, juga komik, cerita silat secara tidak langsung turut memengaruhinya dalam berkarya.

Idealisme dan Cita-Cita
Periode 2000-an, merupakan titik tolak terpenting di mana saat itu kondisi penglihatan Hanny mulai menurun hingga kini. Sejak saat itulah, Hanny tidak bisa lagi membuat ilustrasi yang membutuhkan sentuhan detail pada pengerjaannya, terutama jika menggunakan teknik dry brush. Pada waktu yang sama, teknologi blog mulai populer di Indonesia. Banyaknya waktu senggang memunculkan keinginan untuk mengumpulkan catatan-catatan mengenai desain grafis Indonesia yang kelak hendak dirangkai menjadi sebuah buku. Menurut Hanny, sejarah dianggap penting dalam upaya untuk mengetahui evolusi ide dan nilai sebuah bidang keilmuan seperti yang dikemukakannya, “Jangan lupa membaca sejarah, siapa tahu apa yang kita hasilkan dan kita anggap sebagai inovasi itu sebetulnya sudah ada yang membuat di masa lampau. Sejarah desain grafis adalah perjalanan evolusi ide-ide atau nilai-nilai.”
Berangkat dari impian itu, Hanny mulai mengetik ulang kliping-kliping mengenai desain grafis Indonesia yang selama ini telah dikumpulkan sejak tahun 1980–1990-an. Satu persatu, tulisan itu diterbitkan di sebuah blog yang diberi nama Desain Grafis Indonesia (DGI). Tanggal 13 Maret 2007 adalah momentum awal kelahiran situs DGI. Diharapkan kelak nantinya situs ini menjadi pusat data sejarah dan perkembangan desain grafis Indonesia yang berfungsi menyebarkan informasi ke seluruh Indonesia, bahkan dunia dalam lingkup yang lebih luas.
Setelah lima tahun DGI mengudara, tepatnya di tahun 2012, beliau memulai penulisan buku “Desain Grafis Indonesia dalam Pusaran Desain Grafis Dunia” yang rutin dikerjakan hingga sekarang, sambil mencari jalan untuk menerbitkannya sendiri. “Kalau ini bisa diterbitkan pada tahun depan, maka sebagian cita-cita saya akan terwujud, yaitu memiliki Sejarah Desain Grafis Indonesia,” cetusnya
Tak hanya itu, demi kelangsungan siklus keilmuan dan keberlanjutan DGI, regenerasi kepengurusan DGI pun sudah beliau pikirkan. Oleh sebab itu, sekitar Agustus 2013, Hanny bertemu Ismiaji Cahyono dan istrinya, Citra Lestari, agar kelak melanjutkan DGI. Rumah sekaligus studio yang berdekatan dengan tempat tinggal Hanny memudahkan proses komunikasi di antara mereka. Selanjutnya rencana mendirikan DGI Press juga dimatangkan, di mana Henricus Kusbiantoro turut merancang logonya. Tepat pada 25 Oktober 2013, DGI Press resmi terdaftar sebagai penerbit di Perpustakaan Nasional. Buku perdana DGI Press karya Vincent Hadi Wijaya yang berjudul “Perspektif: 19 Desainer Grafis Muda Indonesia”, merupakan publikasi pertama dari DGI Press yang mengangkat wacana desain grafis melalui pemikiran 19 desainer grafis muda Indonesia.
Ketika pusat data, dokumentasi, dan literatur tentang desain grafis Indonesia kini sudah terealisasi, dan buku tentang sejarah desain grafis sedang dalam proses penyusunan untuk kelak dapat diterbitkan, masih adakah mimpi yang belum teraih? Museum Desain Grafis Indonesia (MDGI) adalah jawabannya. “Lahan yang semula direncanakan untuk MDGI yaitu Chandari di daerah Ciganjur, ternyata tidak bisa dibangun, karena berada di daerah resapan air DKI Jakarta. Padahal ke depannya kelak diharapkan dokumentasi karya, tulisan, dan literatur dapat juga berwujud secara fisik,” ungkap beliau.
Ada satu pesan khusus bagi generasi kreatif Indonesia dari beliau, “Berbuat baiklah selalu bagi negeri kita ini.”

Profil Beliau
Nama Lengkap: Hanny Kardinata
Tempat/Tanggal lahir: Surabaya, 7 Januari 1953
Pekerjaan: Desainer grafis, penulis sejarah desain grafis
Latar Belakang Pendidikan:
1972-1975: Studied Graphic Design at ASRI, now ISI (The Art Institute of Indonesia), Yogyakarta.
 Penghargaan:
1987: “Creativity Award” from Creativity International Awards, New York, USA, for The Parrots (club & restaurant) logotype design and is published in Creativity 1987.
1987: First prize from a poster design competition held by Kantor Menteri Muda Urusan Peningkatan Produksi Dalam Negeri (UP3DN) cooperated with Bandung Institute of Technology (ITB) and Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I): Buatan Indonesia. Mengapa Tidak?
1992: “Creativity Award” from Creativity International Awards, New York, USA, for Citra Indonesia calendar design and is published in Creativity 1992.
1992: Certificate from Interecho Press (Paul Ibou, president) for the superior standard of Transindo logo design and is included in the collection of the the International Trademark Center and in the worlwide distribution publication Interecho Press, Belgium-Europe.
2008: “Anugerah Samartharupa” from DKV Binus University for dedication to the development of graphic design in Indonesia, especially in education.

Pengalaman Profesional:
1976-1977: Graphic designer of Matari Advertising (advertising agency), Jakarta.
1977-1980: Freelance graphic designer/illustrator.
1980: Establishes Citra Indonesia (graphic design company), Jakarta.
1980-1994: Art director of Citra Indonesia, Jakarta.
1989-2009: Graphic design consultant of LARAS (interior & architecture magazine), Jakarta.
1999-2005: Graphic design consultant of Machu Picchu (foreign investment company in the field of outdoor fashion industry whose products are exported to European market), Jakarta.
2007-now: Founder/Chairman of DGI (Desain Grafis Indonesia) – a collaborative site focused on the History of Graphic Design in Indonesia as an integral part of international graphic design, Jakarta.
2008-2009: Chairman of VERSUS, a critical and provocative magazine for creative people, Jakarta.
2008-now: Chairman of Museum (to be) DGI (Desain Grafis Indonesia) at Desa Kreatif Chandari, Ciganjur, Jakarta.
2009-now: Chairman of Indonesia Graphic Design Award (IGDA), Jakarta.
2013: Kurator RBDI (Reka Baru Desain Indonesia) 2013, kategori Desain Komunikasi Visual (DKV) yang diselenggarakan oleh Kemenparekraf.

Pameran:
1980: Graphic design exhibition helds with 2 other graphic designers at Erasmus Huis, Jakarta (Pameran Rancangan Grafis Hanny, Gauri, Didit).
1980-1989: Organizing (also participate on) several exhibitions with IPGI (Indonesia Graphic Designer Association) and JAGDA (Japan Graphic Designer Association).

Aktivitas lainnya:
1992: Jury of Indonesia Design & Print Competition held by Arjo Wiggins/Conqueror (paper company).
1994: Jury of Indonesia Design & Print Competition held by Arjo Wiggins/Conqueror (paper company).
1996: Jury of SCOPA 95 – Indonesia Design & Print Competition held by Surya Palacejaya (paper company).
1999-….: Contributing editor of: output (Biggest International Student Design Award and Worldwide Student Design Yearbook), a project of : output foundation, Amsterdam.
2002-2003: Jury of Logo Design Competition for Museum Nasional, Indonesia.
2003: Jury of SCOPA 2003 – Indonesia Design Competition held by Surya Palacejaya (paper company).
2003: Jury of Adikarya Desain Indonesia 2003 – Indonesia Design Competition held by Media Network Indonesia and BuBu Internet.
2006: Jury of Ide Awards: “Indonesia Nationalism in Visual Communication” held by Adgi (Indonesia Design Professionals Association) and Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.
2007-now: Founder of DGI (Desain Grafis Indonesia): a collaborative site focused on the History of Graphic Design in Indonesia as an integral part of the international graphic design collective heritage.
2007: Jury of cover design competition “1001 Cover Concept” held by Concept Magazine, Jakarta.
2008: Jury of poster design competition “DEEP Indonesia 2008″ Digital Poster Design Competition held by PT Exhibition Network Indonesia, Coremap II and FDGI (Forum Desain Grafis Indonesia) as the co-organizer, Jakarta.
2009: Jury of poster design competition “DEEP Indonesia 2009″ Digital Poster Design Exhibition held by PT Exhibition Network Indonesia, Coremap II and FDGI (Forum Desain Grafis Indonesia) as the co-organizer, Jakarta.
2009: Jury of poster design competition IPDA (Indonesia Printer Design Award) 2009, Jakarta.
2009: Jury of Pinasthika Advertising Festival 2009, Jakarta.
2009: Jury of poster design competition “Kampanye Melek Asuransi 2009″.
2010: Jury of logo design competition “Jakarta 483th”.
2010: Jury head of IGDA (Indonesia Graphic Design Award) 2009.
2011: Jury of TUAI 2010.
2011: Jury head of KPU (Komisi Pemilihan Umum) poster and flyer design competition.
2011/2012: Jury head of SCOPA Award (2012).
2013: Juri Lomba Maskot KPU (Komisi Pemilihan Umum) untuk Pemilu 2014.


Selasa, 06 Mei 2014

Pretest : Rencana Tes Penerimaan


Menurut Anda apa yang akan terjadi jika diakhir Tes Penerimaan ternyata fungsi-fungsi yang ada tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan di awal proyek, jelaskan. ?


Jawab :


Menurut saya, jika di akhir tes penerimaan ternyata fungsi-fungsi yang ada tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan di awal proyek maka akan terjadi protes atau complain, dalam hal ini user (pengguna proyek) karena tidak sesuai dengan apa yang sudah ditulis di pernyataan bahwa produk yang dibuat sesuai dengan yang dijanjikan.

Mungkin tidak hanya terjadi protes atau complain dari user , bahkan bisa lebih dari itu. seperti pembatalan kontrak atau pengembalian beberapa persen uang yang telah di investasikan oleh user kepada si pembuat proyek (Tim Proyek)



Postest : Rencana Tes Penerimaan



Terdapat 2 pendekatan yang umum digunakan untuk penerimaan yaitu 'Parallel Run' dan 'Penerimaan sedikit demi sedikit'. Sebutkan kelebihan dan kekurangan masing-masing pendekatan tersebut.
Jawab


a.       Parallel Run
Kelebihan :
  • Dapat mendemonstrasikan semua fungsi yang dijanjikan. 
  • Sebuah tindakan yang menyebabkan masalah selalu dapat diketahui, mengetahui dengan tepat siapa yang mengetik jika terjadi suatu masalah. 
  •  User dapat melakukan pengecekan data pada sistem lama.
Kekurangan :
  • Masalah kecil dapat membuat anda menjalankan kembali selama ‘X’ hari untuk jangka waktu yang tidak terbatas. Kadang-kadang sistem software yang rumit tidak pernah 100% di-debug
  • Mungkin sulit untuk mencari penyebab dari suatu masalah. Jika 10 user berada pada sistem yang interaktif dan sistem tersebut rusak, ini merupakan tantangan untuk menemukan sistem tersebut rusak.
  •  Tidak ada jaminan bahwa semua kelebihan sistem akan dicoba dalam ‘X’ hari. Penulis pernah melihat sebuah sistem akuntansi yang diterapkan pada awal tahun fiskal baru. Sistem itu berjalan baik selama masa percobaan (6 bulan) sampai mengalami kegagalan pada akhir tahun fiskal ketika akuntan mencoba untuk melakukan tutup buku. Sayangnya garansinya telah habis dan penjual (vendor) tidak mau memperbaikinya.
  •  Biarkan end user masuk ke sistem pada hari pertama yang penerapannya tidak selalu bermanfaat. Karena dalam hal ini faktor penampilan lebih berperan. Seperti dalan roman, kesan pertama sangat penting.

b.      Penerimaan sedikit demi sedikit
Kelebihan : 
  •  User tidak merasa takut tentang semuanya.
  •  Sebuah tindakan dengan tepat siapa yang mengetik ketika masalah terjadi.
  •  Anda dapat mendemonstrasikan semua fungsi yang dijanjikan.
Kekurangan :
  • Memerlukan banyak pekerja untuk menulis ATP (Acceptance Test Plain / Rencana Test Penerimaan).
  •  Dalam beberapa hal pemakai mungkin tidak akrab dengan pendekatan ini, tetapi anda dapat mengakrabkannya dengan metode yang baru.
  •  Seharusnya tidak ada keengganan untuk menerima dan membayar jika metode ini digunakan. 

Minggu, 26 Januari 2014

Post Test COBIT


IT Audit Tools (Software)
Tool-tool yang dapat digunakan untuk membantu pelaksanaan Audit Teknologi Informasi. Tidak dapat dipungkiri, penggunaan tool-tool tersebut memang sangat membantu Auditor Teknologi Informasi dalam menjalankan profesinya, baik dari sisi kecepatan maupun akurasinya.
Berikut beberapa software yang dapat dijadikan alat bantu dalam pelaksanaan audit teknologi informasi
a. ACL
ACL (Audit Command Language) merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) yang sudah sangat populer untuk melakukan analisa terhadap data dari berbagai macam sumber.
ACL for Windows (sering disebut ACL) adalah sebuah software TABK (TEKNIK AUDIT BERBASIS KOMPUTER) untuk membantu auditor dalam melakukan pemeriksaan di lingkungan sistem informasi berbasis komputer atau Pemrosesan Data Elektronik.

b. Picalo
Picalo merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) seperti halnya ACL yang dapat dipergunakan untuk menganalisa data dari berbagai macam sumber.Picalo bekerja dengan menggunakan GUI Front end, dan memiliki banyak fitur untuk ETL sebagai proses utama dalam mengekstrak dan membuka data, kelebihan utamanya adalah fleksibilitas dan front end yang baik hingga Librari Python numerik.
Berikut ini beberapa kegunaannya :
· Menganalisis data keungan, data karyawan
· Mengimport file Excel, CSV dan TSV ke dalam databse
· Analisa event jaringan yang interaktif, log server situs, dan record sistem login
· Mengimport email kedalam relasional dan berbasis teks database
· Menanamkan kontrol dan test rutin penipuan ke dalam sistem produksi.

c. Powertech Compliance Assessment

Powertech Compliance Assessment merupakan automated audit tool yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark user access to data, public authority to libraries, user security, system security, system auditing dan administrator rights (special authority) sebuah serverAS/400.

d. Nipper

Nipper merupakan audit automation software yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark konfigurasi sebuah router.
Nipper (Jaringan Infrastruktur Parser) adalah alat berbasis open source untuk membantu profesional TI dalam mengaudit, konfigurasi dan mengelola jaringan komputer dan perangkat jaringan infrastruktur.

e. Nessus

Nessus merupakan sebuah vulnerability assessment software, yaitu sebuah software yang digunakan untuk mengecek tingkat vulnerabilitas suatu sistem dalam ruang lingkup keamanan yang digunakan dalam sebuah perusahaan

f. Metasploit

Metasploit Framework merupakan sebuah penetration testing tool, yaitu sebuah software yang digunakan untuk mencari celah keamanan.

g. NMAP

NMAP merupakan open source utility untuk melakukan security auditing. NMAP atau Network Mapper, adalah software untuk mengeksplorasi jaringan, banyak administrator sistem dan jaringan yang menggunakan aplikasi ini menemukan banyak fungsi dalam inventori jaringan, mengatur jadwal peningkatan service, dan memonitor host atau waktu pelayanan. Secara klasik Nmap klasik menggunakan tampilan command-line, dan NMAP suite sudah termasuk tampilan GUI yang terbaik dan tampilan hasil (Zenmap), fleksibel data transfer, pengarahan ulang dan tools untuk debugging (NCAT) , sebuah peralatan untuk membandingan hasil scan (NDIFF) dan sebuah paket peralatan analisis untuk menggenerasikan dan merespon (NPING)

h. Wireshark


Wireshark merupakan aplikasi analisa netwrok protokol paling digunakan di dunia, Wireshark bisa mengcapture data dan secara interaktif menelusuri lalu lintas yang berjalan pada jaringan komputer, berstandartkan de facto dibanyak industri dan lembaga pendidikan.

Sumber :
http://henindya.blogspot.com/2011/10/it-audit-tools.html

Pre Test COBIT

Control Tujuan Teknologi Informasi dan terkait (COBIT) adalah suatu kerangka kerja yang dibuat oleh ISACA untuk teknologi informasi (TI) manajemen dan tata kelola TI. Ini adalah toolset pendukung yang memungkinkan manajer untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan kontrol, isu-isu teknis dan risiko bisnis.
Kerangka kerja COBIT ini terdiri atas beberapa arahan ( guidelines ), yakni:
Control Objectives: Terdiri atas 4 tujuan pengendalian tingkat-tinggi ( high-level control objectives ) yang tercermin dalam 4 domain, yaitu: planning & organization , acquisition & implementation , delivery & support , dan monitoring .
Audit Guidelines: Berisi sebanyak 318 tujuan-tujuan pengendalian yang bersifat rinci ( detailed control objectives ) untuk membantu para auditor dalam memberikan management assurance dan/atau saran perbaikan.
Management Guidelines: Berisi arahan, baik secara umum maupun spesifik, mengenai apa saja yang mesti dilakukan, terutama agar dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

·                     Sejauh mana Anda (TI) harus bergerak, dan apakah biaya TI yang dikeluarkan sesuai dengan manfaat yang dihasilkannya.
·                     Apa saja indikator untuk suatu kinerja yang bagus?
·                     Apa saja faktor atau kondisi yang harus diciptakan agar dapat mencapai sukses ( critical success factors )?
·                     Apa saja risiko-risiko yang timbul, apabila kita tidak mencapai sasaran yang ditentukan?
·                     Bagaimana dengan perusahaan lainnya – apa yang mereka lakukan?
·                     Bagaimana Anda mengukur keberhasilan dan bagaimana pula membandingkannya.
The COBIT Framework memasukkan juga hal-hal berikut ini:

·                     Maturity Models – Untuk memetakan status maturity proses-proses TI (dalam skala 0 – 5) dibandingkan dengan “the best in the class in the Industry” dan juga International best practices
·                     Critical Success Factors (CSFs) – Arahan implementasi bagi manajemen agar dapat melakukan kontrol atas proses TI.
·                     Key Goal Indicators (KGIs) – Kinerja proses-proses TI sehubungan dengan business requirements
·                     Key Performance Indicators (KPIs) – Kinerja proses-proses TI sehubungan dengan process goals

COBIT dikembangkan sebagai suatu generally applicable and accepted standard for good Information Technology (IT) security and control practices . Istilah “ generally applicable and accepted ” digunakan secara eksplisit dalam pengertian yang sama seperti Generally Accepted Accounting Principles (GAAP).
Sedang, COBIT’s “good practices” mencerminkan konsensus antar para ahli di seluruh dunia. COBIT dapat digunakan sebagai IT Governance tools, dan juga membantu perusahaan mengoptimalkan investasi TI mereka. Hal penting lainnya, COBIT dapat juga dijadikan sebagai acuan atau referensi apabila terjadi suatu kesimpang-siuran dalam penerapan teknologi.

Suatu perencanaan Audit Sistem Informasi berbasis teknologi (audit TI) oleh Internal Auditor, dapat dimulai dengan menentukan area-area yang relevan dan berisiko paling tinggi, melalui analisa atas ke-34 proses tersebut. Sementara untuk kebutuhan penugasan tertentu, misalnya audit atas proyek TI, dapat dimulai dengan memilih proses yang relevan dari proses-proses tersebut.

Lebih lanjut, auditor dapat menggunakan Audit Guidelines sebagai tambahan materi untuk merancang prosedur audit. Singkatnya, COBIT khususnya guidelines dapat dimodifikasi dengan mudah, sesuai dengan industri, kondisi TI di Perusahaan atau organisasi Anda, atau objek khusus di lingkungan TI.
Selain dapat digunakan oleh Auditor, COBIT dapat juga digunakan oleh manajemen sebagai jembatan antara risiko-risiko TI dengan pengendalian yang dibutuhkan (IT risk management) dan juga referensi utama yang sangat membantu dalam penerapan IT Governance di perusahaan. IS

Sumber : 
http://en.wikipedia.org/wiki/COBIT
http://cobitindo.blogspot.com/


Senin, 06 Januari 2014

Postest Kendali dan Audit SI

Area Pengendalian ada 15 yaitu :
1. Integritas Sistem
2. Manajemen Sumber Daya (Perencanaan Kapasitas)
3. Pengendalian Perubahan S/W Aplikasi dan S/W sistem
4. Backup dan Recovery
5. Contigency Planning
6. System S/W Support
7. Dokumentasi
8. Pelatihan atau Training
9. Administrasi
10.  Pengendalian Lingkungan dan Keamanan Fisik
11.  Operasi
12.  Telekomunikasi
13.  Program Libraries
14.  Application Support (SDLC)
15.  Pengendalian Mikrokomputer
Penjelasan :
1. Integritas Sistem
a. Ketersediaan dan kesinambungan sistem komputer untuk user
b. Kelengkapan, Keakuratan, Otorisasi, serta proses yg auditable
c. Persetujuan dari user atas kinerja sistem yang di inginkan
d. Preventive maintenance agreements untuk seluruh perlengkapan
e. Kesesuaian kinerja antara S/W dan jaringan dengan yang diharapkan
f.  Serta adanya program yang disusun untuk operasi secara menyeluruh
2. Manajemen Sumber Daya
a. Faktor-faktor yang melengkapi integritas sistem
AKS – Bab VII  Halaman : 9
b. Yaitu meyakini kelangsungan (ongoing) H/W, S/W, SO, S/W aplikasi, dan
komunikasi jaringan komputer, telah di pantau dan dikelola pada kinerja
yang maksimal namun tetap dengan biaya yang wajar.
c. Hal-hal tersebut di dokumentasikan secara formal, demi proses yang
berkesinambungan
3. Pengendalian Perubahan S/W Aplikasi dan S/W sistem
a. Menentukan adanya keterlibatan dan persetujuan user dalam hal
adanya perubahan terhadap s/w aplikasi dan s/w sistem
b. Setiap pengembangan dan perbaikan aplikasi harus melalui proses
formal dan di dokumentasikan serta telah melalui tahapan-tahapan
pengembangan sistem yang dibakukan dan disetujui.
4. Backup dan Recovery
a. Demi kelangsungan usaha, harus tersedia data processing disaster
recovery planning (rencana pemulihan data dan pusat sistem informasi
apabila terjadi kehancuran),
b. Baik berupa backup dan pemulihan normal, maupun rencana
contingency untuk kerusakan pusat SI(lokasi gedung, peralatanya, SDM-nya maupun manualnya).
5. Contigency Planning
a. Perencanaan yang komprehenshif di dalam mengantisipasi terjadinya
ancaman
b. terhadap fasilitas pemrosesan SI
c. Dimana sebagian besar komponen utama dari disaster recovery plan
telah dirumuskan dengan jelas, telah di koordinasikan dan disetujui,
seperti critical application systems, identifikasi peralatan dan fasilitas
penunjang H/W, sistem S/W dan sebagainya.
6. System S/W Support
a. Pengukuran pengendalian dalam pengembangan, penggunaan, dan
pemeliharaan dari S/W SO, biasanya lebih canggih dan lebih cepat
AKS – Bab VII  Halaman : 10
perputarannya dibandingkan dengan S/W aplikasiDengan
ketergantungan yang lebih besar kepada staf teknik untuk integritas
fungsionalnya
b. Pengukuran kendali pengamanan aplikasi individu maupun
pengamanan logika sistem secaramenyeluruh (systemwide logical
security)
7. Dokumentasi
a. Integritas dan ketersediaan dokumen operasi, pengembangan aplikasi,
user dan S/W sistem
b. Diantaranya dokumentasi program dan sistem, buku pedoman operasi
dan schedule operasi,
c. Untuk setiap aplikasi sebaiknya tersedia dokumentasi untuk tiap jenjang
user.
8. Pelatihan atau Training
a. Adanya penjenjagan berdasarkan kemampuan untuk seluruh lapisan
manajemen dan staf, dalam hal penguasaannya atas aplikasi-aplikasi
dan kemampuan teknisnya
b. Serta rencana pelatihan yang berkesinambungan
9. Administrasi
a. Struktur organisasi dan bagannya, rencana strategis, tanggungjawab
fungsional, job description, sejalan dengan metoda job accounting
dan/atau charge out yang digunakan
b. Termasuk didalamnya pengukuranatas proses pengadaan dan
persetujuan untuk semua sumber daya SI.
10. Pengendalian Lingkungan dan Keamanan Fisik
a. Listrik, peyejuk udara, penerang ruangan, pengaturan kelembaban, serta
kendali akses ke sumber daya informasi
b. Pencegahan kebakaran, ketersediaan sumber listrik cadangan,
c. Juga pengendalian dan backup sarana telekomunikasi
AKS – Bab VII  Halaman : 11
11. Operasi
a. Diprogram untuk merespon permintaan/keperluan SO
b. Review atas kelompok SO berdasarkan job schedulling, review yang terus-menerus terhadap operator, retensi terhadap console log message,
dokumentasi untuk run/restore/backup atas seluruh aplikasi
c. Daftar personel, dan nomor telepon yang harus dihubungi jika muncul
masalah SO, penerapan sistem sift dan rotasi serta pengambilan cuti
untuk setiap operator.
12. Telekomunikasi
a. Review terhadap logical and physical access controls,
b. Metodologi pengacakan (encryption) terhadap aplikasi electronic data
interchange (EDI)
c. Adanya supervisi yang berkesinambungan terhadap jaringan komputer
dan komitmen untuk ketersediaan jaringan tersebut dan juga redundansi
saluran telekomunikasi.
13. Program Libraries
a. Terdapat pemisahan dan prosedurpengendalian formal untuk
application source code dan compiled production program code
dengan yang disimpan di application test libraries development
b. Terdapat review atas prosedur quality assurance.
14. Application Support
a. Bahwa proses tetap dapat berlangsung walaupun terjadi kegagalan
sistem
b. Sejalan dengan kesinambungan proses untuk inisiasi sistem baru,
manajemen
c. proyek, proses pengujian yang menyeluruh antara user dan staf SI
d. Adanya review baik formal maupun informal terhadap tingkat kepuasan
atas SDLC yang digunakan.
AKS – Bab VII  Halaman : 12
15. Microcomputer Controls
a. Pembatasan yang ketat dalam pengadaan, pengembangan aplikasi,
dokumentasi atas aplikasi produksi maupun aplikasi dengan misi yang
kritis, sekuriti logika, dan fisik terhadap microcomputer yang dimiliki,
b. Serta pembuatan daftar inventaris atasH/W, S/W, serta legalitas dari S/W
untuk menghindari tuntutan pelanggaran hak cipta.

Pretest Kendali dan Audit SI

Dalam hal ini kita membahas sebuah konsep suatu sistem,dimana suatu sistem harus mempuyai tujuan yang jelas. Sistem disini memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda. 


Senin, 16 Desember 2013

Dampak Mengerikan Dibalik Pornografi

Share dari tulisan salah seorang ikhwan di Kaskus….
Baca sampai akhir gan, bikin merinding
Sering kita dengar kalau Bahaya Pornografi itu adalah merusak otak, mengacaukan pikiran, membuat malas. Just it ??? Ahhhhhh….. saya belum merasa belum puas dengan semua penjabaran itu. Saya butuh yang lebih ekstrim penjabarannya. Setelah mencari – cari beberapa referensi dan mendengarkan ceramah orang, yang tak kunjung menghilangkan dahaga penasaran itu,…… akhirnya saya sekarang tahu Bahayanya Pornografi Bagi Siapapun pecandunya ! Dan sekarang saya ingin berbagi kepada anda.
Saya yakin penjabaran saya akan menjelaskan secara krusial, intinya bahaya pornografi itu apa !
Jadi saya mohon banget perhatian anda sebentar !
Jadi kalau lagi chatting sambil ngakak-ngakak, lagi facebukan untuk ngomentarin status-status teman, lagi download lagu dan film, atau lagi ngeliat-ngeliat gambar…. Plise………. STOP dulu !!!
Baca artikel ini sampai selesai. Baru anda boleh melanjutkan kegiatan anda tadi. Oke ???
Kita Mulai !!!
Pada hari Jumat 1 Oktober 2010 saya mengikuti seminar sehari yand diadakan oleh Yayasan Kita & Buah Hati yang ”dikomandani ” Ibu Elly Risman ,Psi . Pembicaranya adalah : Ibu Elly Risman,Psi dan Dr. Randall F. Hyde,Ph.D
Dr. Randall F. Hyde,Ph.D adalah seorang psikolog senior di negara Amerika sana. Sedangkan Ibu Elly Risman,Psi adalah pakarnya parenting di Indonesai ini.
Pembukaan:
Dia (Dr. Randall F. Hyde,Ph.D) berkata :
”percayalah pornografi adalah suatu bencana yang kami sendiri ( maksudnya negara Amerika sendiri ) keteteran . Negara kami dapat mempersiapkan perang, dengan senjata dan tentara. Negara kami bisa menghadapi penyakit dengan temuan obat – obat dengan penelitian ilmuwan kami.  Tapi untuk pornografi…percayalah…. pada awalnya kami tidak siap dan tidak tahu cara apa yang harus dilakukan untuk melawannya. “
Oia, merebaknya pornografi di Amerika pada saat sekarang, sudah jauh berkurang dibandingkan 20 tahun silam.
Ya ! anak – anak di Amerika sana serta remaja -remaja disana dilanda pornografi 20 tahun lalu. Waktu lagi parah – parahnya banget. Sekarang bisa dikatakan sudah sembuh untuk ukuran penyakit satu negara. Kalau negera kita Indonesia, sekarang inilah yang lagi merebak – rebaknya !
”Maka dari itu saya (Dr. Randall F. Hyde,Ph.D) datang kesini, karena saya ingin ikut dalam upaya pembersihan pornografi di negara kita ini. Karena negara kamipun pernah dilanda bencana ini. Dan itu sangat mengganggu. Dan syukurnya kami sudah melewati itu sekarang. “
Dia juga berkata : ” I love your country, I love your people ” ( Saya sempat terharu mendengarnya )
2 detik kemudian saya tertawa, karena berikutnya dia mengatakan : ” I love your cendol too “ Gurakrak hahaha !

Di tubuh kita banyak hormon yang bekerja.
(Tenang bagi yang agak alergi dengan istilah kimia…. meskipun nanti ada istilah kimia, akan dijelaskan secara santai kok ^_^)
Ada 4 hormon yang yang dirusak cara kerjanya. Hormon ini jika bekerja secara normal. Akan menguntungkan kita. Nah pornografi membuat ke – 4 hormon ini keluar secara berlebihan dan terus menerus.

Inilah “daging” dari artikel ini !

* DOPAMINE *

Kalau anda sedang kesusahan mengerjakan suatu soal matematika saat ujian, dateng telat, belom makan, eh pas datang ternyata soalnya susah banget… anda pasrah…. lunglai…. merasa bakal jeblok nilanya…. gara-gara tidak ada satupun soal yang bisa anda kerjakan…
Lagi frustasi frustasinya, tiba -tiba ketemu cara ngerjain soalnya,….. YES !!!!!! I Got IT !!!!! Alhamdullillah !
Bagaimana perasaanya ???? Senang yang bukan main bukan ???!!!! Serasa puas campur bahagia !
Seperti itulah efek hormon dopamine kalau lagi bekerja. Menimbulkan SENSASI Puas, senang , bahagia di dalam dada.
Eits… tunggu dulu…,
Efek dopamine ternyata menimbulkan peningkatan kebutuhan level.
Maksudnya gini… kalau kemaren anda puas dan loncat loncat kegirangan gara – gara mengerjakan soal anak TK, apakah saat besoknya anda mengerjakan soal yang sama anda merasa puas dan loncat loncat yang sama dengan yang anda lakukan kemaren ???
Tentu tidak ! Anda pasti butuh untuk bisa mengerjakan soal anak SD, baru loncat – loncat kegirangan lagi. Betul gak ??? Seperti itulah efek dari bekerjanya si dopamine.
NAHHHHH ! pornografi itu membuat si dopamine bekerja terus menerus ! sayangnya penyebab dia bekerja adalah karena pornografi !
Ilustrasi :
  1. Pertama kali si Nyoman akan berteriak ” oh my god gambar apa sih tuh ! ” ( sambil tutup mata tapi agak direnggangin jarinya buat ngintip )
  2. eh kemaren gambar apa sih … ? mengunjungi lagi situs yang menampilkan gambar perempuan memakai bikini tersebut. Dilihat terus….,
  3. Besok – besoknya si Nyoman harus melihat perempuan bertelanjang dada agar bisa merasakan sensasi yang ” wuooowwww “
  4. Besoknya tentu harus melihat yang lebih parah dari melihat perempuan bertelanjang dada. Bisa yang cuma pakai kancut doank atau langsung bugil.
Begitu seterusnya… dari melihat cewe bugil, melakukan seks, ….. lebih parah…, terus dan terus…, Harus lebih parah atau minimalnya beda gambar, agar merasakan sensasi ” wuooowwww “.
Bisa dibayangkan kan , setelah puas melihat gambar – gambar yang terparah sekalipun…apa yang harus dilakukan agar merasakan sensasi ” wuooowwww ” ??? Nonton videonya beneran donk ! Lalu seterus dan seterusnya ? Melakukan seks beneran donk ! Bener banget !
Waktu melakukan seks juga begitu…. karena dari awalnya dilandaskan si dopamine tadi, maka akan beda dengan seks yang dilakukan orang normal yang biasa. Dia selalu butuh teknik seks yang baru, baru dan baru, kalau perlu yang gak normal dan aneh. Makanya kalau para pelaku seks yang melakukan seks gara – gara pertamanya dia terpincut pornografi, akan butuh gaya yang baru dan menuju ke arah penyimpangan seksual. Sampai jadi nyoba incest ( berhubungan dengan saudara sendiri ), berhubungan seks dengan binatang, pemerkosaan, penyiksaan dalam seks. Hanya karena butuh utuk merasakan sensasi ” wuooowwww ” tersebut.
Mereka tahu itu salah, tapi tetap melakukannya.
Mereka tahu itu salah, tapi tidak bisa melawannya.
Itulah parahnya hormon dopamine yang dibikin bekerja secara terus menerus oleh pornografi !

* NEUROPINIPHRIN *

Kalau seorang pebisnis sejati, otaknya dipenuhi dengan yang namanya peluang dan keuntungan. Ngeliat usaha yang bisa dijadikan ladang uang, selalu dimanfaatkan dengan baik. Instingnya ke bisniiiiis mulu !
Nah inilah yang terjadi juga terhadap para pecandu pornografi. Otaknya selalu berputar – putar dengan yang namanya pornografi. Ngeliat yang ngerangsang dikit, otak udah ngebayanginnya yang lain lain.
Kalau ada perempuan yang memakai baju seksi, mungkin orang normal hanya kan berkata ” perempuan itu seksi” . Tetapi kalau orang yang sudah kecanduan pornografi, akan berfikir, gimana ya rasanya bersetubuh dengan dia…, ( sambil ngiler diem diem bego gitu )
Lagi berdiri disamping perempuan. langsung otaknya ngeres dah ! padahal perempuannya biasa aja. gak ngedance, ngeliuk-liukin badan, apalagi striptise. Sama sekali enggak ! Tapi otaknya sudah yang gimanaaaa gitu.
Itulah yang dirasakan orang yang sudah berurusan dengan pornografi. Ngerusak otak !
Nah inilah yang sering digembor-gemborkan orang bahwa pornografi itu ngerusak otak. inilah yang diamaksudkan. Sering terbayang selalu.
Akibatnya tidak bisa berfikir jernih, males belajar, males mikir, males kretif. Karena otaknya sudah dipenuhi dengan daftar kosakata atau kejadian yang bisa otak dia sambung-sambungin dengan yang namanya seks.
Kerjaannya siapa ? kerjaannya hormon neorupiniphrin yang sudah disutradarai oleh pornografi.

* SEROTONIN *

Saat seorang perokok lagi stress, dia akan merokok. Kenapa begitu ??? karena rokok adalah sesuatu yang bisa membuatnya senang… tentram…, damai,….. piss,…. ( itulah betapa shittnya rokok ! )
 Itulah efek kerja dari hormon serotonin. Membuat seseorang merasa nyaman saat hormon itu keluar. Nah saat orang bersentuhan dengan yang namanya pornografi, hormon itupun keluar.
Fly…… lihat porno, gw fly gw tenang, gw oke…. piss man….. Efeknya ????!!!!
Setiap orang itu kesel… orang itu frustasi… orang itu sedih… orang itu kesepian… orang itu mengalamai hal yang menyulitkan dirinya…. dia akan lari ke pornografi ! Karena itu yang membuatnya tentram.
Sedih ya ??? yaiyalah…
Kalo orang stress, pelariannya ke ibadah.. mantep ! Kalo pelariannya ke bermiditasi..keren !
Kalau pelariannya ke hang out bersama teman- teman atau kalau yang perempuan shooping ? Masih okelah. Lah kalau sebuah pelarian haruslah ke pornografi misalkan langsung ke warnet dan langsung searching pretty ukrainian girl ??? yalkkk!

* OKSITOSIN*

Anda tahu kenapa seorang ibu dengan anak – anaknya ada ikatan batin ? Karena hormon oksitosinlah jawabannya.
Saat seorang ibu melahirkan, hormon oksitisoin terpancar banjir keluar dari tubuhnya. Nah efeknya adalah, dia mencintai sesuatu yang membuat orang tersebut mengeluarkan hormon oksitosin itu ! Karena si ibu itu jadi keluar hormon oksitosinnya, gara – gara anak yang dilahirkannya tersebut ! Maka dia akan jadi punya ikatan batin dengan anak tersebut ! Itulah sistem kerjanya si hormon okitosin.
Pornografi itu membuat hormon oksitosin bekerja secara terus menerus pada saat si orang tersebut mengakses pornografi. Sudah tahu kan akibatnya jadi seperti apa ? Dia menjadi terikat secara batin dengan pornografi tersebut. Makanya yang kecanduan pornografi itu, ada rasa kangen, jika tidak melihat pornografi selama beberapa hari. Jyaaaalllk cuih ! terikat batin dengan pornografi !
Apa yang bisa dibanggakan dengan terikatnya seseorang dengan pornografi ???

Itulah penjabaran saya tentang bahaya pornografi yang saya dapat dari Dr. Randall F. Hyde.
Semoga jelas…. semoga nancep. Semoga makin sadar kalau pornografi itu menyebabkan kerusakan otak secara permanen tapi perlahan. yaiyalah ! yang diserang otak !
Bagi yang baca ini setelah ingin memulai terjun di bidang pornografi, yah sebaiknya berhenti ya. Bagi yang sudah kecanduan dan merasa artikel ini ” kok kayaknya gw banget “, silahkan sadar dengan sesadar-sadarnya bahwa pornografi itu gak bagus frend!
Kecanduan pornografi sebenarnya sama dengan kecanduan narkoba. Kalau kencauan narkoba jelas keliatan parahnya. Kalau kecanduan pornografi tidak kelihatan secara fisik.
Tahu – tahu sudah bego aja tuh otak. Dan serasa tidak berguna yang namanya hidup.
Spoilerfor Pesan Buat Agan:
Oia, terakhir nih….,
Saat sebelum seminar ini dimulai, saya diminta oleh Bu Elly Risman untuk melakukan hal ini ! Sampaikan apa yang kalian dapatkan selama seminar ini kepada minimal 3 orang. Dan katakan kepada orang yang anda sampaikan, untuk menyampaikan kepada minimal 3 orang juga.
Saya menuliskan di blog saya ini, saya rasa yang membaca sudah lebih dari 3 orang. So amanah dari si Dr. Randall sudah saya jalankan. Nah buat anda yang sudah baca sampai sini, saya memberikan amanah kepada anda untuk meneruskannya lagi kepada minimal 3 orang.
Boleh anda ceritakan dari satu mulut ke mulut, pajang di tautan facebook anda ( Di bawah ada tombol ” Share On facebook ” ), anda kirim ke email teman anda, copy paste di blog anda. Kalau anda mau copy paste bulet bulet di blog anda juga gak papa. Anda cantumkan sumber dan linknya ya bagus. Gak mencantumkan juga gak papa.
Yang penting pengetahuan ini bisa tersebar kepada seluruh penduduk Indonesia. Mari bersama – sama berjuang untuk melawan pornografi yang sedang merebak di negeri kita ini. Dari diri kita, anak – anak kita, untuk sekitar dan teman – teman kita. Dan untuk negera kita tercinta.
Yang mau repost, copas, ngelink di blog, di jejaring sosial, dimana aja boleh gan, gak usah minta ijin. Coz ane juga copas dari blog orang.
Terus banyak yang tanya tentang solusi dan gimana cara menghentikannya kalau udah kecanduan pornografi. Kalau ini solusi ane yang menurut ane paling mujarab:

Nikah gan!!!
Tanggapan kaskuser:
Quote:Original Posted By Logia
Kepada Brow ibnuabialif, salut sama kepedulian lo. Mengingat first post bisa dibilang copas/repost, gw pingin banget kasih kontribusi. Jadi semoga berkenan di taruh di page 1
Brow ibnuabialif membahas kebusukan pornografi dari segi biologis/psikologis. Nah gw pingin nambahin dari segi agama dan sosial.
Tolong dicermati nih bagi yang blom bisa tobat atau yang masih banyak dalih/argumen/ngeyel.
“Jangan lakukan terhadap orang lain apa yang tidak ingin kaualami dari orang lain”
“Tidak bertindak = Mendukung”
Singkat aja, pornografi itu adalah DOSA!!
Gak asal ngomong. Tuhan menetapkan sesuatu itu dosa ada alasannya. Dosa itu haram. Haram karena merugikan diri sendiri dan/atau orang lain. Kalian gemar mengonsumsi materi pornografi. Apa yang kalian lihat? Manusia, bukan? (Kalo binatang gak tau deh)
Manusia itu punya orang tua, bukan? Jadi mereka anak orang, bukan? Bagaimana kalau yang kalian tonton adalah ANAK SENDIRI? Kalian masih terangsang juga? Kalian suka nonton anak orang bermaksiat, tapi bisa gila kalo tetiba ketemu video anak sendiri?
Bukan gak mungkin, guys. Segala kebusukan di dunia, ya rokok, narkoba, prostitusi, senjata ilegal, perdagangan perempuan dll. terus berlangsung karena masih ada pelanggan.
Selama masih ada pelanggan, produsen terus berproduksi. Dalam hal pornografi, mereka akan terus butuh talent2 baru. Jadi para penggemar pornografi kalian turut berperan menjerumuskan anak2 muda dalam kemaksiatan. DOSA!!
Dan sekali lagi, bukan gak mungkin korban berikutnya adalah keluarga kalian. Globalisasi, guys. Teknologi makin canggih. Dunia makin sempit. Tau ajang menyanyi Indonesian Idol? X-Factor?
Ikut audisi bisa upload video lewat Youtube. Gimana kalo suatu saat PH pornografi luar negeri buka audisi? o_O
Trus anak kalian ikutan? Wa!! Karma!!
Sekali lagi, bukan gak mungkin. Ingat, umur orang gak ada yang tau. Kalian mau tetiba tutup usia, dalam keadaan bermaksiat?
Quote:Original Posted By disciplekid
Terima kasih untuk sharingnya gan. ane termasuk yang kecanduan pornografi. ane uda doyan sejak ane umur 13 thn. susah lepasnya!
Awalnya dari liat2 gambar, cari2 film dulu masih belum ngerti, ngertinya nyari gambar. dari situ berkembanglah nyari film. Sampe2 nyari bf pun jadi hobi. dulu ane uda bertekat gak mau nonton lagi, film yg uda ratusan judul uda ane apusin. eh beberapa minggu gak tahan mulai cari2 gambar, gak lama kemudian cari2 film lagi
Ane koleksi film lagi, terus merasa pengen melepas lagi, hapus lagi filmnya. eh gak tahan lagi. cari2 gambar, terus cari2 film lagi, begitu terus siklusnya…
Orang yg sudah kecanduan pornografi kalau mau lepas sama susahnya seperti orang yang sudah kecanduan narkoba, atau kecanduan rokok.
Kalo kecanduan narkoba ada pusat rehabilitasi, kalo kecanduan pornografi, beh, ga ada rehabilitasinya ma men..
Sekarang ane mulai pelan2 lepasin lagi. ane apusin lagi video2 ane… doakan ane gan tips dari ane:
Sekarang ane setiap hari harus olahraga agar badan capek sehingga gak sempat nyari2 yg namanya pornografi. Ngumpul2 sama keluarga, kerabat, tetangga. berkunjung ke rumah teman. ngotak-ngatik motor.
Paling rentan tuh kalo uda sendirian di kamar online lagi, larinya pasti ke arah yg ga beres dah .. sekarang ane online cuma buat ngaskus, trus cari lagu baru , usahakan agar kita punya kesibukan yg melibatkan orang lain juga.
Trus kalo uda bisa lepas sebulan, dua bulan, tiga bulan, wah sudah luar biasa banget. dan jangan coba2 untuk sekedar iseng buka gambar lagi apalagi nonton. Kalo uda lepas terus jatoh lagi siklusnya terulang lagi bakal lebih susah lepasnya.sori kepanjangan, taro pejwan klo berkenan

Tambahan Dari Admin

Kiat-kiat Untuk Membuang Fikiran Kotor

Pertanyaan: Assalamu’alaikum, Ustadz, saya ingin bertanya: Bagaimana caranya untuk menghilangkan pikiran kotor? karena hal itu membuat saya tidak bisa konsentrasi dalam belajar. Apakah saya harus diruqyah? dan apakah saya harus segera menikah? terima kasih. Wassalamu’alaikum. [Dian]
Jawaban Ustadz:
‘Alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh, Cara untuk menghilangkan pikiran kotor dapat dilakukan dengan beberapa hal
berikut:
Pertama,
Menjauhi segala sebab yang dapat menimbulkan hal tersebut seperti menonton film, membaca cerita porno atau berita tentang terjadinya pemerkosaan, begitu juga melihat gambar porno, serta menjaga pandangan dari melihat wanita (apa lagi di negeri kita porno aksi sebagai santapan yang biasa dinikmati), semoga Allah melindungi kita dari fitnah wanita dan fitnah dunia.
Kedua,
Mengambil pelajaran dari kisah para nabi atau orang sholeh yang mampu menjaga diri ketika dihadapkan kepada fitnah wanita, seperti kisah nabi Yusuf ‘alaihissalam, betapa beliau saat digoda oleh wanita yang bangsawan lagi cantik, tapi hal itu tidak mampu menebus tembok keimanan beliau, bahkan beliau memilih untuk ditahan dari pada terjerumus ke dalam maksiat.
Ketiga,
Ingat akan besarnya pahala diri di sisi Allah yang dijanjikan bagi orang yang mampu menjaga kehormatan diri sebagaimana yang disebutkan dalam hadits tujuh golongan yang akan mendapat naungan dari Allah pada hari yang tiada naungan kecuali naungan Allah disebutkan di antaranya adalah seorang pemuda yang diajak untuk melakukan zina oleh seorang wanita cantik lagi bangsawan, anak muda itu menjawab: “Aku takut pada Allah”. Di samping mengingat tentang balasan yang akan diterimanya dalam surga yaitu bidadari yang senyumnya berkilau bagaikan cahaya, silakan baca bagaimana kecantikan bidadari yang diceritakan Allah dalam Al Quran.
Keempat,
Ingat betapa besarnya azab yang akan diterima bagi orang yang melakukan zina silakan baca ayat-ayat dan hadits-hadits yang mengharamkan zina, seperti yang disebutkan dalam hadits bawa para pezina akan diazab dalam gerbong yang berbentuk kerucut, yang arah kuncupnya ke atas di bawahnya dinyalakan api bergelora dan membara, mereka melayang-layang dalam gerbong yang berbentuk kerucut tersebut karena disembur api dari bawah, tapi tidak bisa keluar karena lobang atas gerbong itu sangat kecil. Mereka berteriak dan memekik sekuat-kuatnya, sehingga pekik satu sama lainnya pun menyiksa. Semoga Allah menjauhkan kita dari api neraka.
Kelima,
Menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, jangan banyak menyendiri dan berkhayal. Di samping selalu berdoa kepada Allah supaya dihindarkan dari berbagai maksiat.
Keenam,
Bila memiliki kemampuan untuk berkeluarga ini adalah jalan yang paling terbaik yang dianjurkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, bila tidak mampu maka usahakan berpuasa Senin Kamis, wallahu a’lam.
***
Dijawab Oleh: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra,M.A.

Sumber : http://abangdani.wordpress.com/2013/09/12/dampak-mengerikan-dibalik-pornografi/