Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Kamis, 24 Januari 2013

LAPORAN PROPOSAL FLASH


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Ta’ala karena atas segala berkah, taufik dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan Laporan Penulisan Ilmiah dengan judul:
PRESENTASI MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH
            Tugas ini disusun untuk melengkapi dan memenuhi salah satu tugas mata kuliah Bahasa Indonesia pada semester 5.
Dalam penulisan tugas ini, penulis mendapatkan bimbingan serta dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, diantaranya :
1.      Bpk. Sangsang Sangabakti. selaku dosen mata kuliah Bahasa Indonesia.
2.      Semua dosen dan karyawan Universitas Gunadarma.
3.      Kedua orang tua tercinta yang telah memberikan semangat kepada kita semua.
4.      Rekan-rekan mahasiswa KA07 Universitas Gunadarma yang sangat membantu saya dalam penyususan ini.
5.      Semua pihak yang telah membantu sehingga selesai tugas ini.
Penulis menyadari bahwa tugas ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu, penulis mohon kepada pembaca untuk memberi kritik dan saran untuk penyempurnaan penulisan di masa yang akan datang.
Demikian tugas ini kami buat semoga bermanfaat bagi kita semua.


Jakarta, Januari 2013

Penulis

DAFTAR ISI

Kata Pengantar...................................................................................................... i
Daftar Isi.............................................................................................................. ii
BAB I     PENDAHULUAN.................................................................................. 1
A.           Latar Belakang.............................................................................. 1  
B.           Identifikasi Masalah..................................................................... 1
C.           Rumusan Masalah........................................................................ 1  
D.           Tujuan Penulisan Ilmiah............................................................... 2
E.      Manfaat Penulisan Ilmiah............................................................. 2
BAB II    ISI…...................................................................................................... 3
               A.     Landasan Teori + hipotesis........................................................... 3
                        1.        Sejarah Macromedia Flash................................................. 3  
                                   2......................................................................................... Pengertian Macromedia Flash.       3
                        3.        Riwayat Macromedia flash hingga 2010............................ 4
               4.        Kelebihan Oracle............................................................... 4
               5.        Kekurangan Oracle............................................................ 4
BAB III   PENUTUP............................................................................................. 6
A.           Kesimpulan.................................................................................. 6  
B.           Saran............................................................................................ 6
C.           Daftar Pustaka.............................................................................. 6  


 PRESENTASI MENGGUNAKAN FLASH
BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar belakang masalah

             Saat mendengar program flash, banyak yang terbersit pada bayangan adalah animasi, game, film kartun, tau sekedar pelengkap pada halaman blog atau website. Pada pengembangannya, flash dapat digunakan untuk berbagai hal, seperti pembuatan banner, presentasi, company profile, desain web, kuis interaktif, maupun dalam pembuatan multimedia pembelajaran. Tetapi pada tulisan ini, akan dibahas mengenai penggunaan flash untuk pembuatan presentasi.
             Presentasi multimedia sendiri ada dua, yaitu presentasi multimedia otomatis dan presentasi multimedia interaktif. Pada presentasi multimedia otomatis, presentasi berjalan begitu saja tanpa ada interaksi dari responden. Sedangkan pada presentasi interaktif, memberikan ruang dan waktu bagi responden untuk mengikuti presentasi dengan lebih nyaman. Untuk bisa lebih interaktif sama dengan produk multimedia lainnya, presentasi menggunakan flash juga memuat komponen grafik atau gambar, text, video, sound dan animasi.

B.     Identifikasi masalah

Dalam identifikasi lembar identifikasi masalah ini terdapat beberapa masalah yang harus diuraikan pada proposal ini :
-          Kelebihan nmenggunakan macromedia flash dalam sebuah presentasi
-          Kekurangan menggunakan macromedia flash dalam sebuah presentasi

C.     Rumusan masalah

Berkaca pada identifikasi masalah dalam rumusan masalah dapat di simpulkan :
-          Mengapa menggunakan macromedia flash lebih interaktif digunakan sebagai media untuk presentasi
-          Beberapa kalangan yang akan menggunakn macromedia flash

D.     Tujuan penulisan ilmiah

Tujuan pembuatan Penulisan Ilmiah inadalah penulis ingin berusaha mengetahui seberapa pentingnya macromedia flash sebagai media yang digunakan untuk suatu presentasi yang akan lebih interaktif dengan audience beberapa kalangan yang akan menggunakan macromedia flash  sebagai media untuk presentasi.

E.       Manfaat penulisan ilmiah

Manfaat pembuatan Penulisan Ilmiah ini adalah supaya mengasah keterampilan penulis dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dan sebagai bahan acuan untuk dapat membuat skripsi. Selain itu penulisan ilmiah bisa bermanfaat untuk semua orang.






















BAB II
ISI

A.       Landasan teori

1.   Sejarah Macromedia Flash
Macromedia Flash adalah program yang sedang populer sekarang ini untuk membuat dan memanipulasi grafik,animasi dan untuk presentasi. Sekarang namanya adalah Adobe Flash, yang sebelumnya dikenal sebagai Macromedia Flash. Software ini adalah salah satu program yang paling umum digunakan untuk membuat halaman web animasi, video player dan aplikasi audio streaming. File flash berekstensi .SWF atau Shockwave Flash, meskipun banyak jenis file lainnya yang dapat dilihat atau dimanipulasi dengan software ini.

Sejarah Awal
Sejarah Flash dapat ditelusuri kembali ke tahun 1980-an, ketika siswa SMA 
Jonathan Gay menggunakan komputer Apple II yang sudah tua umurnya untuk membuat program gambar komputer. Dia mengajukan dan mengikutsertakan program yang dikenal sebagai SuperPaint dalam pameran sains sekolah. Setelah dia menang, program buatannya menarik perhatian bagi pengembang software lokal Charlie Jackson. Jackson sedang dalam proses memulai sebuah perusahaan yang dikenal sebagai Silicon Pantai Software, yang akan menghasilkan program untuk jenis komputer Macintosh. Dengan sedikit dana yang tersedia untuk mempekerjakan para pengembang berpengalaman, Jackson Gay disewa untuk membantu menciptakan program-programnya.

2.      Pengertian Flash

Flash adalah adalah salah satu software yang merupakan produk unggulan pembuat animasi gambar vektor yang sangat diminati saat ini. Berkas yang dihasilkan dari perangkat lunak ini mempunyai file extension *.swf dan dapat diputar di penjelajah web yang telah dipasangi Flash Player. Flash menggunakan bahasa pemrograman bernama ActionScript.
Macromedia flash adalah sebuah program animasi yang telah banyak digunakan oleh para desainer untuk menghasilkan desain yang professional.

 Riwayat Macromedia flash hingga 2010

• FutureSplash Animator (10 April 1996)
• Flash 1 (Desember 1996)
• Flash 2 (Juni 1997)
• Flash 3 (31 Mei 1998)
• Flash 4 (15 Juni 1999)
• Flash 5 (24 Agustus 2000) - ActionScript 1.0
• Flash MX (versi 6) (15 Maret 2002)
• Flash MX 2004 (versi 7) (9 September 2003) - ActionScript 2.0
• Flash MX Professional 2004 (versi 7) (9 September 2003)
• Flash Basic 8 (13 September 2005)
• Flash Professional 8 (13 September 2005)
• Flash CS3 Professional (sebagai versi 9,16 April 2007) - ActionScript 3.0
• Flash CS4 Professional (sebagai versi 10, 15 Oktober 2008)
• Adobe Flash CS5 Professional (as version 11, to be released in spring of 2010, codenamed “Viper)

Kekurangan dan Kelebihan HTML

Seperti yang kita tahu bahwa, setiap bahasa dan program mempunyai kelebihan dan Kekurangan. Ada baiknya kita mengetahui kelebihan dan kekurangan dari HTML sehingga kita bisa memaksimalkan pengetahuan dan wawasan kita dalam mengeksplorasi dunia browser.

Kelebihan-kelebihan HTML antara lain:

Merupakan bahasa penkodean yang lintas platform (cross platform), maksudnya HTML dapat digunakan pada berbagai jenis mesin komputer yang berbeda dan berbagai macam sistem operasi yang berbeda. Jadi bersifat fleksibel karena ditulis cukup dengan menggunakan editor karakter ASCII.
Dapat disisipi gambar baik gambar statis atau dinamis (animasi) termasuk menggunakan gambar untuk dijadikan hyperlink. Gambar di sini digunakan untuk merujuk pada suatu halaman web, dimana setiap titik-titik yang sudah didefinisikan berupa rectangular (kotak), poligon (kurva tak beraturan) atau lingkaran digunakan untuk 'jump' ke halaman lain, atau link ke halaman di luar web yang bersangkutan.
Dapat disisipi animasi berupa Java Applet atau file-file animasi dari Macromedia Flash atau Macromedia Shockwave (untuk keperluan ini, browser harus memiliki plug-in khusus untuk menjalankan file-file animasi ini).
Dapat disisipi bahasa pemrograman untuk mempercantik halaman web seperti Javascript, VBScript, Active Server Pages, Perl, Tcl, PHP dan sebagainya.
Bukan merupakan bahasa pemrograman jadi tidak memerlukan kompiler. Cara menjalanakannya cukup dengan menggunakan browser.
Adapun kekurangan dari HTML ini adalah:
Menghasilkan halaman yang statis, untuk memperoleh halaman yang dinamis harus menggunakan bahasa pemrograman tertentu seperti Javascript atau VBScript dan animasi seperti Flash atau Shockwave.
Memiliki tag-tag yang begitu banyak sehingga susah dipelajari untuk yang masih awam.
Tidak dapat menghasilkan halaman yang interaktif. Interaktif di sini maksudnya client dapat berinteraksi dengan server. Untuk keperluan itu, HTML harus disisipi bahasa pemrograman yang dapat menangani hal tersebut, contohnya Perl atau Tcl.












BAB III
PENUTUP

A.        Kesimpulan

-           Macromedia flash lebih interaktif dengan audience
-           Perlu keahlian khusus untuk menguasai macromedia flash
-           Aplikasi yang di gunakan mudah ditemukan di internet
-           Spek komputer yang digunakan tidak terlalu khusus

B.     Saran
Diharapkan semua kalangan bisa menggunakan macromedia flash sehingga presentasi lebih menarik lagi dan audience akan lebih memperhatikan apa yang di presentasikan.
C . Daftar Pustaka
      Sumber :







Selasa, 22 Januari 2013

AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM

Sesungguhnya yang mendatangkan rasa cinta ini, yang mendatangkan rasa kagum ini, yang memekarkan hati ini adalah dari-Nya. Sungguh aku hanya bisa menerimanya. Aku hanya bisa pasrah tertegun tak bisa mengelak atas perasaan ini padamu.

Tertegun dalam keindahan akhlakmu. Tertegun dalam manisnya lisanmu. Tertegun dalam tenangnya pandanganmu. Dan tertegun pula dalam kesejukan nasehatmu. Semua begitu sempurna, sungguh sempurna. Sesempurna sesuai firman-Nya.

Aku yang mengagumimu dalam diam. Utuh tak tersentuh. Seperti mentari yang menyapa bunga-bunga bermekaran. Tak pernah menyentuh namun cintanya terasa bagi kuntum-kuntum bunga yang sedang bermekaran itu.

Karena aku mengagumi, maka izinkan aku tak mengusik khusyunya ibadahmu. Izinkan aku tak mengusik ketenangan hatimu. Tak mengapa aku tak bertegur sapa denganmu. Cukuplah bagiku menyapamu dalam doa-doaku.

Cukuplah bagiku tersenyum lezat melihatmu bahagia. Cukuplah bagiku menyebut namamu dalam hamparan sajadahku.

Aku yang tersentuh akhlak muliamu, aku yang terkagum lekat dalam sikapmu, mencintaimu dalam diam mungkin lebih baik bagi diriku dan dirimu. Lebih mulia bagi perasaanku dan perasanmu. Lebih menjaga kehormatanmu. Lebih menjaga kemuliaanmu. Maka izinkan aku, hai engkau yang begitu mulia, izinkan aku mencintaimu dalamn keikhlasan karena aku tak pernah tau apakah engkau yang tercatat dalam lauful mahfudz untukku?

Karena aku tak pernah tau adakah balasan darimu untukku. Biarlah kuasa Allah yang menggerakan hatimu untukku.

Bukan karena mencintaimu dengan diam aku akan menderita. Bukan karena mengagumimu dengan diam aku akan merana.
Namun, ketika ku artikan cinta itu pada sisi kehadiran dan kebersamaan denganmu. Maka itu lah penderitaan yang sesungguhnya.

Aku yang mencintaimu dari kejauhan. Walaupun sungguh aku merasa sangat dekat denganmu.

Biarlah aku dekap rapat perasaanku ini. Biarlah aku tutup rapat hingga Allah mengizinkan pertemuan kita. Namun jika memang engkau bukan tercatat untukku. Jika memang engkau hanya hiasan duniaku yang sementara, sungguh aku yakin Allah akan menghapus cinta dalam diamku padamu. Allah akan menghilangkan perasaanku untukmu. Dia akan memberikan rasa yang lebih indah pada orang yang paling tepat. Begitulah kuasa-Nya. Begitulah Dzat yang membolak-balikan hati hamba-Nya.

“Ketika aku tak lagi terkagum denganmu, maka pahamilah jejakku. Karena mungkin, aku pernah menulis tentangmu dan meyapa namamu dalam tiap untaian doaku.”

=====

Follow twitter: @kutipanhikmah

Sumber : http://www.facebook.com/SudahTahukahAnda.New

BNPB Antisipasi Pengungsi Banjir Melonjak pada Akhir Januari


JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengantisipasi adanya prediksi banjir besar yang akan kembali terjadi pada akhir bulan Januari 2013. BNPB telah menyiapkan logistik hingga peralatan operasional untuk lebih dari 40.000 pengungsi.


"Untuk kondisi sekarang kita identifikasi. Logistik berapa kekuatan personil berapa. Sekian perahu, yang siap berapa," ujar Sekertaris Utama BNPB Facthul Hadi di Kementrian Pekerjaan Umum, Selasa (22/1/2013). 

Untuk diketahui, BMKG meramalkan pada sekitar tanggal 23 Januari hingga 27 Januari terjadi intensitas hujan yang tinggi. Curah hujan Jakarta diperkirakan akan terus meningkat. Pada 27 Januari, bulan akan berada di puncak purnama. Pada saat itu, air pasang di laut akan lebih tinggi sehingga tak dapat menampung air yang berasal dari daratan sehingga potensi banjir di Jakarta diprediksi akan melebihi banjir yang terjadi pada 2007. 

Pada 26 Januari 2013, diperkirakan air pasang bisa mencapai 1 meter. Jika terjadi curah hujan yang tinggi, BNPB pun memprediksi lebih dari 40 ribu warga DKI Jakarta akan mengungsi. 

"Apabila nanti yang diramalkan BMKG pada tanggal tersebut ketinggian air naik atau robnya sampai 1 meter. Dimungkinkan pengungsi akan seperti tanggal 17 Januari dan akan di atas 40 ribu," ujarnya. 

Pengungsi yang sudah kembali ke rumah pun diminta tetap waspada. Prediksi intensitas hujan sendiri, menurut Facthul, akan dilihat akurasinya sebelum tiga hari. 

"Dengan BMKG kami koordinasikan aparat, tingkat kecamatan dan kelurahan. Meminta masyarakat mendengarkan untuk mau dievakuasi di tempat pengungsian, jangan sampai tambah korban,"  kata Facthul.

Sumber :  http://megapolitan.kompas.com/read/2013/01/22/20340015/BNPB.Antisipasi.Pengungsi.Banjir.Melonjak.pada.Akhir.Januari

ASAL MUASAL PERAYAAN MAULID NABI

Ibnu Rajab al Hanbali
Abdullah ibn Abdul Aziz at-Tuwaijiri

Terjemah : Syafar Abu Difa
Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad

Asal-muasal Perayaan Maulid Nabi

Tidak diragukan bahwa para sahabat adalah orang yang paling mencintai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam paling peduli dalam meneladaninya dan paling mengetahui sunah Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam Mereka diridoi Allah atas kepedulian dan kecintaan yang sangat kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam Tidak ada berita sama sekali bahwa salah seorang dari mereka merayakan hari kelahiran Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, demikian pula tiga kurun pertama. Tidak terekam satupun berita yang tertulis di dalam kitab sejarah akan adanya perayaan itu pada kurun tersebut.

Ini membuktikan bahwa perayaan Maulid Nabi ada setelah masa generasi utama.
Pencetus bid'ah perayaan Maulid Nabi adalah sekte Batiniah. Lebih spesifik kaum yang merupakan peletak dasar dakwah batiniah yang disebut dengan Bani al-Qodâh. Mereka menyebut diri mereka dengan Fâtimiyîn, menisbatkan diri secara culas kepada putri Ali ibn Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu. Kakek mereka bernama Maimûn ibn Disôn al-Qodâh yang merupakan budak laki-laki dari Ja'far ibn Muhammad Shâdiq. 

Maimûn berasal dari al-Ahwâz. Dia adalah pelopor mazhab Batiniah yang arogan di Irak. Kemudian pindah ke Magrib dan menasabkan diri kepada Uqoil ibn Abu Thalib dan mengklaim bahwa dia berasal dari keturunannya. 

Ketika orang-orang Ghulat Râfidhah (Syi'ah ekstrim) menyambut seruan ajarannya, dia mengaku sebagai putra dari Muhammad ibn Ismail ibn Ja'far ash-Shâdiq. Orang-orang Syi'ah itupun menerimanya, dengan persepsi bahwa Muhammad ibn Ismail bin Ja'far ash-Shâdiq wafat tanpa memiliki keturunan. Diantara yang mengikuti ajaran ibn Dishân al-Qodâh seorang lelaki yang disebut dengan Hamdân Qirmith dan kepadanyalah nantinya dinasabkan sekte al-Qorômithoh.

Hari demi hari bergulir, mereka yang familier dengan Maimun mengenalnya sebagai Sa'id bin al-Husain ibn Abdullah ibn Maimun ibn Dishân al-Qodâh, sehingga diapun merubah nama dan nasabnya. Dia mengatakan kepada pengikutnya: "Aku adalah Ubaidillah ibn al-Hasan ibn Muhammad ibn Ismâîl ibn Ja'far ash-Shâdiq, yang seterusnya menyebarlah ajaran sesatnya di Magrib.

Ibnu Khalkân berkata dalam kitab al-Wafiyât al-A'yân: 

"Para pakar sejarah ilmu nasab (silsilah keturunan) dari para peneliti mengingkari klaim nasab Maimun (kepada keturuan Ali radhiyallahu ‘anhu)."

Pada tahun 402 H sekumpulan ulama, para hakim , intelektual, para tokoh, orang-orang soleh, ahli fiqih dan ahli hadits menulis tema ceramah mereka yang isinya celaan dan ketidakbenaran akan nasab Fatimiyah yang diklaim oleh al-Ubaydiyin. Seluruhnya bersaksi bahwa hakim di Mesir, yaitu Manshur ibn Nazâr yang bergelar 'al-Hâkim' -semoga Allah hukum dia dengan kebinasaan, kehinaan dan kehancuran- putra dari Mu'ad ibn Ismâîl ibn Abdullah ibn Sa'îd –semoga Allah tidak memberinya kebahagiaan- ketika sampai di Magrib menamakan diri dengan Ubaidillah dan menggelari diri dengan al-Mahdi. Klaim-klaim serupa dari orang-orang sebelumnya dilakukan oleh mereka yang berseberangan dengan khilafah Islamiah di masanya. 

Tidak ada tali keturunan sama sekali dari silsilah Ali ibn Abu Thalilb radhiyallahu ‘anhu. Klaim kosong tanpa bukti. Ali radhiyallahu ‘anhu beserta keturunannya berlepas diri dari mereka yang merupakan klaim batil dan tipu daya. Tidak ada satupun dari ahlu bait keturunan Ali ibn Abu Thalib yang berhenti mencela dan menggelari mereka yang mengaku-aku itu sebagai kelompok penentang Khilafah Islamiah lagi pendusta. 

Pengingkaran terhadap kebatilan mereka ini amat jelas di dua negeri haram (Mekah dan Madinah) dan pada awal kedatangan mereka di Magrib. Tersebar sehingga tidak ada seorangpun yang dapat menutup-nutupinya atau membenarkan apa yang mereka klaimkan. Hakim Mesir tersebut –serta mereka yang semisalnya sebelumnya- adalah orang-orang kafir, fasik, pelaku dosa besar, mulhid, zindik, pengingkar sifat Allah dan memusuhi Islam, sedangkan mazhabnya meyakini majusi penyembah berhala dan patung. Mereka telah melampaui batas, menghalalkan perzinaan, khamar, menumpahkan darah, mencela para nabi, melaknat generasi pertama dan utama Islam serta mengklaim ketuhanan.

Tema ceramah ini ditulis dalam banyak khotbah oleh banyak orang. –selesai perkataannya-
Yang pertama kali melontarkan bid'ah Maulid Nabi adalah sekte batiniah yang ingin merubah agama ini, dengan cara mengadakan sesuatu yang bukan darinya, untuk menjauhkan pemeluknya dari ajaran agama yang sebenarnya. Jalan paling mudah membunuh sunnah dan menjauhkan syariat Allah yang penuh toleransi serta sunah Rasulullah yang suci adalah dengan Menyibukkan ummat dalam bid'ah.

Al-Ubaidiyin masuk Mesir pada tahun 362 H, hari kelima bulan Ramadhan. Bid'ah perayaan hari kelahiran secara umum dan Maulid Nabi secara khusus muncul pada masa al-Ubaidiyin. Belum ada dari umat ini yang melakukan hal itu sebelumnya. 

Al-Muqrizi berkata: "Momentum yang dijadikan oleh penguasa Fatimiyun sebagai hari perayaan dalam setahun:

1. Perayaan akhir tahun.
2. Perayaan tahun baru.
3. Hari Asyuro
4. Maulid Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam.
5. Maulid Ali ibn Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu.
6. Maulid al-Hasan radhiyallahu ‘anhu.
7. Maulid al-Husain radhiyallahu ‘anhu.
8. Maulid Fatimah az-Zahroh radhiyallahu ‘anha.
9. Maulid Khalifah al-Hâdir.
10. Malam pertama bulan Rajab.
11. Malam pertengahan bulan Rajab.
12. Malam pertama bulan Sya'ban.
13. Malam pertengahan bulan Sya'ban.
14. Malam Ramadhan.
15. Pertengahan Ramadhan.
16. Samât Ramadhan.
17. Penutupan Ramadhan.
18. Idul Fitri.
19. Idul Adha.
20. Idul Ghadîr (18 Zulhijah).
21. Perayaan musim dingin.
22. Perayaan musim panas.
23. Perayaan Fathul Khâlij (penaklukan jazirah arab).
24. Hari Nairuz.
25. Hari Ghithas.
26. Hari lahir (ulang tahun).
27. Khamîs 'Adas.
28. Hari-hari Rukubât.

Al-Muqrizi kemudian menjelaskan satu persatu perayaan-perayaan tersebut dan gambaran pelaksanaannya.

Ini adalah pernyataan yang jelas dari al-Muqrizi bahwa al-Ubaidiyin adalah penyebab musibah yang menimpa kaum muslimin. Merekalah yang telah membuka keran perayaan-perayaan bid'ah ke khalayak. Sampai-sampai mereka juga merayakan perayaan kaum Majusi dan Nasrani. Ini adalah bukti atas jauhnya mereka dari Islam dan justru memeranginya, sekalipun mereka tidak mengatakan dan menampakkannya.

Hal itu juga membuktikan bahwa enam perayaan maulid yang disebutkan di atas di antaranya maulid Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bukanlah karena kecintaan mereka kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam seperti yang diklaim dan dipertontonkan kepada khalayak dan orang-orang yang tidak bisa dijadikan teladan. Tujuan mereka adalah untuk menyebarkan karakteristik mazhab mereka yaitu Isma'iliy Batiniy serta aqidah sesat lain di tengah khalayak. Bertujuan menjauhkan kaum muslimin dari ajaran agama yang benar dan aqidah yang lurus dengan memunculkan perayaan-perayaan tersebut, memerintahkan menghidupkannya, menyemangati dan menyumbangkan harta yang banyak untuk merealisasikannya.

Sikap Ahlussunnah Wal Jamaah Terhadap Bid'ah Maulid

Ulama Salafussoleh -semoga Allah merahmati mereka- sepakat bahwa perayaan Maulid Nabi dan perayaan-perayaan lain tidak sesuai dengan syari'at. Ia merupakan perkara yang diada-adakan, yang disusupkan ke dalam agama ini. Tidak ada contoh dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, para sahabatnya, Tabî'ut Tâbi'în, tidak pula ulama terkemuka dari imam yang empat atau selain mereka.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah -rahimahullah- berkata:

"Adapun mengadakan perayaan selain perayaan yang telah disyari'atkan, seperti malam Rabiulawal, disebut juga malam maulid, malam-malam di bulan Rajab, 8 Zulhijah, Jumat pertama Rajab dan 8 Syawal yang dinamakan dengan Idul Abror merupakan bid'ah yang tidak disukai oleh salaf (generasi awal) dan tidak pernah mereka lakukan. 

Wallahu ta'ala a'lam

Ibnu Taimiyah juga menyebutkan di dalam kitabnya Iqtidhô as-Shirâtal Mustaqim:

"Pasal: Yang termasuk kemungkaran dalam bab ini adalah: seluruh perayaan-perayaan dan musim yang diada-adakan. Ia termasuk kemungkaran yang makruh (dibenci). Sama saja apakah kemakruhannya sampai ke derajat haram atau belum. 

Perayaan ahli kitab dan a'jam (orang asing) terlarang karena dua sebab:

Pertama: unsur tasyabuh (menyerupai) orang-orang kafir.

Kedua: ia merupakan bid'ah dalam agama. Segala perayaan dan musim yang diada-adakan adalah mungkar sekalipun tidak menyerupai ahli kitab.

Beliau -rahimahullah- menyebutkan penjelasan hal itu dengan ungkapannya: 

"Yang demikian masuk kategori bid'ah dan muhdatsah (ajaran yang diada-adakan). Masuk dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim di dalam sahihnya dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, "Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam jika berkhotbah matanya memerah, meninggi suara dan temperamennya, bahkan seakan tengah mengomando pasukan perang, dengan mengatakan sobâhakum wa masâ akum (waspadalah setiap saat!) seraya berkata: 

قال رسول الله : (( بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةَ كَهَاتَيْنِ ))

"Jarak antara pengutusanku dan hari kiamat seperti ini –beliaupun merapatkan jari telunjuk dan tengahnya- lalu melanjutkan: 

(( أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ ))

"Adapun selanjutnya: sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah firman Allah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad. Sedangkan perkara yang paling buruk adalah bid'ah (sesuatu yang dibuat-buat dalam agama) dan setiap bid'ah (yang dibuat-buat dalam agama) adalah sesat." Dalam hadits riwayat an-Nasai: 

(( وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِى النَّارِ ))

"Dan setiap kesesatan tempatnya di Neraka."

Beliaupun menjelaskan bahwa waktu terbagi menjadi tiga, termasuk di antaranya perayaan terkait suatu tempat dan aktivitas:

Pertama: hari yang tidak di agungkan sama sekali oleh syari'at Islam dan tidak disinggung oleh generasi salaf, tidak pula ada sesuatu yang mengharuskan untuk mengagungkannya, seperti Kamis dan Jumat pertama bulan Rajab, yang dinamakan dengan ar-Raqôib.

Kedua: berlangsungnya suatu peristiwa yang peristiwa itu juga berlangsung pada waktu yang lain, tanpa ada hal apapun yang mewajibkannya untuk dirayakan dan generasi salaf tidak ada yang mengagungkannya, seperti hari ke-18 Zulhijah, saat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam berkhotbah di tempat yang bernama Ghadir kham sepulang dari haji wada'.
Termasuk juga segala yang dibuat-buat oleh sebagian orang; bisa dalam bentuk menyaingi kaum Nasrani dalam memperingati hari kelahiran Nabi Isa –alaihi salam- atau karena kecintaan kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam 

Allah membenarkan kecintaan mereka, tetapi tidak dengan bid'ah yang dilakukan. Siapa yang menjadikan hari kelahiran Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam sebagai hari perayaan, maka perbuatannya itu tidak pernah dilakukan oleh generasi salaf (generasi awal) meskipun mereka juga mencintai Nabi dan tidak ada penghalang untuk juga melakukannya jika itu memang baik. Jika perayaan maulid murni kebaikan atau rajih (asumsi kuat) tentunya generasi salaf radhiallahu 'anhum lebih berhak merayakannya dari pada kita. Jika kesangatan para sahabat dalam mencintai dan mengagungkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam melebihi kita, tentu mereka lebih peduli jika ada kebaikan. Akan tetapi ternyata kesempurnaan cinta dan pengagungan kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam adalah dengan meneladani, menaati, menjalankan perintahnya, menghidupkan sunah-sunahnya baik yang lahiriah maupun batiniah, menyebarkan ajarannya dengan berjihad menggunakan hati, tangan (kekuasaan) dan lisan. Demikianlah toriqoh (jalan) sabikin al-awalin (generasi pendahulu) dari kaum Muhajirin dan Anshar serta orang-orang yang mengikuti jejak mereka.

Kebanyakan engkau dapati mereka yang peduli dengan bid'ah-bid'ah seperti ini lemah dalam menjalankan ajaran Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang telah diperintahkan untuk melaksanakannya. Mereka hanya sebatas menghias masjid tetapi tidak shalat di dalamnya atau jarang sekali. Sebatas orang yang menenteng-nenteng tasbih dan sajadah yang berhias. Hiasan-hiasan semacam ini menjadi konsentrasi, disertai riya (mengharap pujian), kibr (kesombongan) dan menyibukannya dari perkara-perkara yang memang disyaratkan sehingga merusak keadaan pelakunya.

Sumber: 

- Kitab Lathâif al-Ma'ârif fî mâ Li Mawâsimil Âm Minal Wadzâif, Ibnu Rajab.
- Kitab al-Bida' al-Hauliah, Abdullah ibn Abdul Aziz at-Tuwaijiri.