Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Rabu, 23 Februari 2011

Kesaksian Anak Sampah

Kesaksian Anak Sampah

Perjalanan yang menakjubkan
membuka mata fikiranku
Angin laut menyeret langkahku ke seberang
Aku ingin melihat di sana,
di balik bukit yang tandus

Perjalanan yang menggetarkan
menggugah hati nuraniku
Seorang bocah merangkak timbunan sampah
Ia mengais sisa makanan
Keringat deras mengucur

Ketika aku tanya ia tersenyum jabat tanganku
Ia tak pernah tahu siapa gerangan ayah-ibunya
Yang masih diingat angin pesisir
Ketika ia dihempas ombak ke pantai

Sejak saat itu yang dia tahu
setiap hari harus di sini
Berebut sisa dengan cacing dan burung
untuk menyambung nafas
Dialah anak sampah

Semakin jauh ke lembah di bawah cemara aku merenung
Gemercik air pancuran tak memberiku isyarat apapun
Bayangan anak sampah menghantuiku
Gejala apakah yang tengah terjadi?

Mungkin Tuhan yang mengirimkan saksi
bahkan kita tak ambil peduli
Terbuktilah kita semakin jumawa
Mari tanya bayangan di kaca
Dia tak pernah berdusta


Lagu ini mengisahkan tentang seorang pemuda ketika sedang melakukan perjalan di sebuah TPS, dia melihat sosok anak kecil yang sedang mencari sebutir makanan dari sisa buangan orang pada sebuah tumpukan sampah dengan penuh keringat anak itu terus tiada hentinya mencari makanan untuk menyambung hidupnya sendirian. Hati kecil nya merasa tergugah dan ingin rasanya bisa berkenalan dengan anak tersebut dan ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang anak tersebut. Ternyata anak tersebut tidak tahu akan sosok ayah dan ibunya sendiri dia berfikir di buang oleh kedua orang tua nya saat masih kecil,dan dia pun tidak tau siapa orang tua nya.  Hanya tempat ini lah yang dia harapkan untuk bisa menymbung hidupnya,tempat dia bisa berkumpul bersama teman-temannya,tempat dimana dia bisa berteduh dari panasnya siang dan dingin nya malam. Pemuda itu menyadari bahwa dia sendiri lebih beruntung dari anak kecil kecil itu,dia bisa makan makanan yang enak tidak perlu memungut sisa orang laen yang tidak menjamin untuk kesehatan dirinya sendiri. Semakin pemuda itu berfikir tentang anak tersebut,semakin dia merasa bersalah karena dia tidak bisa membantu anak tersebut.


http://lirik.kapanlagi.com/artis/ebiet_g_ade/kesaksian_anak_sampah

0 komentar:

Posting Komentar